Monday, December 13, 2010

Saya Minta Maaf.....

Saya ingin minta maaf kepada orang-orang yang pernah saya sakiti.
Kedua Orang Tua saya,
Istri saya,
Keluarga-keluarga saya,
Mertua saya,
Teman-teman saya,
Kerabat saya,
Orang-orang yang pernah saya cintai dan saya kecewakan,
Orang-orang yang pernah mencintai saya
Mantan pacar,
Pimpinan-pimpinan saya,
Teman sekerja,
Mantan Dosen saya,
sahabat-sahabat saya,
orang yang pernah tersenggol di jalan,
sopir angkot,
tukang beca,
pegawai pemerintah dan swasta,
Sahabat Seiman dan Tidak Seiman,
semua kenalan yang mungkin saya lupa dan semua orang yang secara sengaja atau tidak sengaja saya sakiti,
Pokoknya semuanya tanpa terkecuali."

"Saya ingin memperbaiki sikap untuk lebih baik lagi, Khususnya di Akhir Tahun ini dan di Tahun-tahun Mendatang. "Tuhan kiranya memberkati anda semuanya, (Ini bukan main-main saya sangat serius..........) Terima Kasih

Friday, May 14, 2010

Working in Hospital Part 1

This is special for The People Who never Work in Hospital

I'm an Accountant, i never dream to work in Hospital but now i do.
The first Financial Information is Complex and at the same time
we have to prepared Report to Government.

If you have a special Software to do all the things, a mean the Software
to Handle of data and Information i think you will be glad. But who if
there is no Special Software?

I have an experience to built Financial Information and Information about
patient who come to threat.

i will continue this article in part 2
good luck

Hari Sabat

Ulangan 5: 12-14

5:12 Tetaplah ingat dan kuduskanlah hari Sabat, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.
5:13 Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,
5:14 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau lembumu, atau keledaimu, atau hewanmu yang mana pun, atau orang asing yang di tempat kediamanmu, supaya hambamu laki-laki dan hambamu perempuan berhenti seperti engkau juga.

Apakah bukti bahwa engkau mengasihi Tuhan?
Salah satunya adalah menuruti segala yang Dia perintahkan bagi kita.
Salah satu perintah yang Allah suruh adalah menguduskan Hari Sabat.
Saya rasa saya tidak perlu saya bahas hari sabat itu hari apa, tetapi kita semua
tahu bahwa hari sabat itu adalah Hari Sabtu.

Jadi hari perhentian dan juga hari kudus adalah hari sabtu.
Apabila kita menuruti perintah Allah maka kita akan diberkati.
Ini adalah janji Allah bagi semua orang yang ada di bumi ini.

Tuhan Memberkati

Sunday, December 27, 2009

Mari Membaca

Membaca bagi sebagian orang adalah hal yang sangat menyenangkan karena dengan membaca kita membuka Pikiran kita terhadap informasi yang baru dan tentunya akan menambah wawasan kita. Tapi mungkin agak jauh juga ketika kita harus pergi ke Gramedia untuk baca buku, padahal mungkin kita sudah capek kerja seharian. Memang Gramedia adalah pusat buku-buku berkualitas khususnya di Indonesia tapi apabila kita tidak punya waktu untuk pergi ke Gramedia, kita bisa membaca melalui Library Online, ini adalah salah satu alternative untuk bisa membaca buku. Untungnya ada Google yang yang bisa kita gunakan untuk menemukan berbagai artikel dan ilmu pengetahuan.
Membaca berbagai jenis buku akan membawa kita mengerti banyak hal dan juga akan membantu kita lebih bijaksana. Saya hanya ingin mengajak kita untuk menyediakan waktu kita untuk baca buku. "tidak ada hal yang berarti yang bisa saya bagikan tapi hanya sebuah motivasi untuk membaca dan membaca. Semoga Sukses
Esra Peranginangin

Perubahan Hati dan Pikiran

Perubahan! "Inilah hal yang pasti akan terjadi di setiap kehidupan. Apakah perubahan Negative atau perubahan Positive? Jika kima membuka hati untuk berubah kearah yang positif maka banyak hal istimewa yang akan datang mengikutinya. Mungkin anda tidak percaya, cobalah melaukan perubahan dalam kehidupan anda maka hal yang istimewa akan menghampiri anda. Hal ini juga sering disebut orang juga dengan Mujijat.
Perubahan bisa kita mulai dari Cara Berfikir kita, Cara berbicara kita, Cara kita menghadapi orang lain, Cara menghadapi pekerjaan kita, dan bahkan Cara kita berkomunikasi dengan Tuhan. Dan lihat perbedaan dalam hidup anda.
Saya bukan orang yang termasuk pakar dalam hal menulis suatu artikel, tapi saya yakin dan percaya anda sekalian pasti mengerti apa yang saya maksudkan disini. Perubahan itu memang sangat menyakitkan kita, tapi pada akhirnya itulah yang menuntuk kita kepada keselarasan Hidup kita. Jiwa yang penuh dengan ketenangan, Cinta yang bertumbuh yang memberikan kebahagiaan, dan Jiwa yang menemukan jiwanya sendiri. Selamat Berjuang

Saturday, October 31, 2009

sergey





KKR OIKUMENE RS ADVENT MEDAN DENGAN GEREJA-GEREJA DI BUMI TUNTUNGAN

KKR Oikumene RS Advent Medan dengan Gereja-Gereja (Bukan Advent) atau KKR Officers RS Advent Medan akan diadakan Pada Tanggal 7 dan 8 2009. Jam 18:00 – 21.00 BBWI. Tempat di jambur GBKP Rimbun Tuntungan (Medan)  KKR ini pertama kali deselenggarakan dan bergabung dengan gereja lain. Panitia yang terpilih adalah dari berbagai Gereja untuk mendukung program ini, dan mereka penuh semangat dalam merencanakan KKR ini. Lokasi ini juga sekitar 20 KM dari kota Medan sehingga membutuhkan perjalanan kurang lebih 30 Menit naik Kendaraan.

Suku-suku yang terdapat disana adalah suku Batak (Simalungun, Toba dan karo) dan ditambah suku-suku lain. Perumahan penduduk masih tidak terlalau padat sehingga jarak antara satu kampung dengan kampung lainnya sekitar 5-10 menuju ke lokasi KKR diselenggarakan.

Dan yang paling menarik adalah bahwa pembicara pada acara tersebut adalah orang-orang Professional dari RS Advent Medan yaitu:

1.       Pdt. J. Hutapea (Chaplain)

2.       Dr. Reuben Supit (Ketua Yayasan)

3.       Drg, K. Liwijaya(Direktur)

4.       Bpk. R. Panjaitan(Wakil Direktur Keuangan)

5.       Dr. Rudi Sitepu (Wakil Direktur Medis)

Doa dan harapan kita, acara ini akan berjalan dengan baik. Semoga pekabaran keselamatan dari Kristus dapat kita beritakan ke seluruh penjuru Dunia. Tuhan Memberkati Kita.

Write By:

Esra Peranginangin